linksoal

Akademi Militer

Posted on: February 20, 2011

Status                   : ikatan dinas, militer

Alamat                  : Jl. Gatot Soebroto, Magelang 56123, Jawa Tengah

Telepon               : (0293) 363002-09 Psw. 358 dan 360 (Penghumas Akmil)

Instansi                                : Departemen Pertahanan

Situs Internet    : http://www.akmil.ac.id

Sejarah Akademi Militer bermula dari didirikannya Militaire Academie (MA) Yogyakarta pada 31 Oktober 1945 –perintah Kepala Staf Umum Tentara Keamanan Rakyat, Letjen TNI Oerip Soemohardjo. Pada tahun 1950, MA Yogyakarta setelah meluluskan dua angkatan, karena alasan teknis, ditutup untuk sementara dan taruna angkatan ketiganya menyelesaikan pendidikan di KMA Breda, Nederland. Pada kurun waktu yang sama, di berbagai tempat lain (Malang, Mojoagung, Salatiga, Tangerang, Palembang, Bukittinggi, Berastagi, Prapat) didirikan sekolah perwira darurat untuk memenuhi kebutuhan TNI AD/ABRI pada waktu itu.
Pada 1 Januari 1951 di Bandung didirikan Sekolah Perwira Genie Angkatan Darat (SPGi-AD) yang kemudian pada 26 Januari 1956 menjadi Akademi Genie Angkatan Darat. Selanjutnya 23 September 1956, lembaga pendidikan prajurit ini menjadi Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad). Sementara itu pada 13 Januari 1951 didirikan pula di Bandung, Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat (P3AD).

Pada 11 November 1957, diresmikan Akademi Militer Nasonal (AMN) di Magelang yang merupakan kelanjutan dari MA Yogyakarta. Taruna masukan tahun 1957 dinyatakan sebagai taruna Akademi Militer angkatan ke-4. Pertimbangan mengapa Magelang dipilih sebagai lokasi AMN ialah karena Magelang merupakan kota perjuangan, iklimnya baik, letaknya strategis dan dekat dengan UGM di Yogyakarta –sumber pengisi kekurangan tenaga dosen nonmiliter. Pada tahun 1961, AMN Magelang diintegrasikan dengan Atekad Bandung dengan nama Akademi Militer yang berkedudukan di Magelang.

Pada 16 Desember 1965 Akademi Militer diintegrasikan dengan Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, dan Akademi Angkatan Kepolisian dengan nama Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri). Dengan integrasi tersebut, pembinanan dan pengelolaan keempat Akabri Bagian dilaksanakan oleh Komandan Jenderal Akabri.

Pada 29 Januari 1967 Akabri di Magelang diresmikan menjadi Akabri Udarat, yang meliputi dua Akabri Bagian di bawah satu pimpinan, yaitu Akabri Bagian Umum dan Akabri Bagian Darat. Akabri Bagian Umum, mendidik taruna Akabri Bagian di tingkat I selama satu tahun termasuk Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka. Sedangkan Akabri Bagian Darat, mendidik taruna Akabri Bagian Darat mulai tingkat II sampai tingkat IV.

Pada 29 September 1979, Akabri Udarat berubah nama menjadi Akabri Bagian Darat. Pada 14 Juni 1984, sesuai reorganisasi di lingkungan ABRI, maka pembinaan dan pengelolaan Akabri Bagian Darat diserahkan kembali ke Kepala Staf TNI AD dan Akabri Bagian Darat berubah nama menjadi Akademi Militer (Akmil).

Pada 1 April 1999 secara resmi Polri terpisah dari tiga angkatan lainnya, dan ABRI berubah menjadi TNI. Sejak itu pula Akademi Kepolisian terpisah dari Akabri. Akabri berubah namanya menjadi Akademi TNI yang terdiri dari Akmil, Akademi Angkatan Laut (AAL), dan Akademi Angkatan Udara (AAU).

Program Pendidikan yang Dibuka untuk Umum:

  1. Program D III Perwira AD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

TIME

Calendar

February 2011
M T W T F S S
« Jan    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28  

Kategori

Page Views

free counters
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: